Smanaga’s Isra Mi’raj : Kebangkitan Rohani di SMAN 3 Magelang

Author :ainiDate :23 February 2024, 11:43

Peringatan Isra Mi’raj di SMA Negeri 3 Magelang yang dilaksanakan tepat pada hari Kamis (8/2/2024) pukul 08.00 pagi sampai dengan 12.30 siang dan berlangsung hikmat. Awal acara disambut oleh Bapak Maulana Choirul Aziz, S.Pd.I selaku Guru Pendidikan agama Islam. Acara doa bersama yang disertai dengan berbagai perlombaan, menambah kesan tersendiri pada peringatan Isra Mi’raj dari tahun ke tahun.

  “Luar biasa, acara keagamaan yang biasanya diisi oleh kalangan bapak/ibu guru saja atau mendatangkan orang penceramah atau pengisi acara, kini bisa dikemas oleh anak-anak sendiri dan juga anak-anak lebih kreatif dengan adanya 3 acara, yaitu lomba debat, pamflet dan video.”

Hal itu disampaikan salah seorang guru SMAN 3 Magelang yang sekaligus adalah juri dalam lomba debat, yaitu Pak Yoga Ardy Wibowo, S.Pd

Sebelum dimulainya lomba debat, Ansyanaga atau tim rebana menampilkan pertunjukan sebagai selingan dalam acara. Perlombaan debat agama diikuti oleh siswa/siswi kelas X & XI dan dalam pelaksaaannya, lomba debat dapat berlangsung kondusif. Salah satu peserta debat mengatakan bahwa persiapannya mendadak dalam mengikuti lomba, ia hanya membaca materi dari web internet dan mencatat rangkumannya. Namun penampilannya saat debat berlangsung tidak bisa diremehkan.

Pada peringatan Isra Mi’raj tahun ini, Forisma mengadakan acara yang cukup seru dan berkesan. Dari persiapannya sudah cukup baik sampai dengan berakhirnya acara.

Tujuan Forisma mengadakan acara ini bukan hanya sebagai hari memperingati Isra Mi’raj saja, namun juga untuk menanamkan rasa takwa.

“Sekarang sudah mulai memasuki akhir zaman, banyak anak-anak yang menyepelekan urusan agama, di akhir zaman ini, sudah seharusnya kita umat manusia untuk melek terhadap apa yang harus diprioritaskan, karena akhir-akhir ini anak-anak lebih memprioritaskan hal yang berbau dunia. Mereka menganggap bahwa sesuatu yang berbau akhirat dan keislaman itu sepele. Dan disini Forisma bertujuan untuk mengendalikan dan menanamkan rasa takwa kepada mereka,”  kata Taqiy, salah seorang anggota Forisma, Kamis (8/2/2024).

“Semoga apa yang telah didengar pada debat tadi, bisa menambah wawasan kita dan bisa dipraktek kan dalam kegiatan sehari-hari” tanggapan seorang siswa yang turut hadir di acara tersebut.

Acara Isra Mi’raj tahun ini tergolong cukup berjalan dengan baik dibanding dengan tahun lalu, dan pada saat berlangsungnya acara hanya ada sedikit kendala, juga para audience yang dapat mendukung kelancaran acara ini. Sekaligus juga dengan adanya stand-stand makanan dan minuman dari organisasi/sub organisasi/ekstrakurikuler yang menambah kemeriahan peringatan Isra Mi’raj kali ini.

 

Jurnalistik 

SMANAGA